Sunday, 11 December 2016

ECO DESIGN

Nama            : Dwi Ratna Mugia A
NIM              : 1201164172
Kelas             : TI 40-10
Mata Kuliah : Ekologi Industri yang diaampu oleh Bapak Abdul Malik Firdaus,S.Kel.,M.I.L
Fakultas        : Rekayasa Industri
Universitas Telkom

                                     PRODUK YANG MENGGUNAKAN PRINSIP ECO DESIGN

  Eco Design (ekologikal desain) adalah suatu penggunaan prinsip-prinsip serta strategi-strategi  desain secara ekologi dalam merancang suatu bangunan yang ramah lingkungan dan cara hidup manusia sehingga dapat berintegrasi dengan baik terhadap lingkungan alam sekitarnya. Desain ekologis bertujuan untuk mencapai perancangan yang ramah lingkungan dengan menerapkan secara total baik itu integrasi fisik, sistem, dan temporal. Eko desain didasarkan pada konsep ekosistem.
Salah satu produk yang menggunakan prinsip Eco Design adalah produk yang dibuat oleh Studio Caporaso yang bernama "Mattoni" atau bisa diartikan batu bata.Produk ini diluncurkan pada bulan April 2010 lalu.

  Mattoni adalah suatu sistem  yang dapat dengan mudah dirakit dan dibongkar untuk mendesain ulang lingkungan rumah dan ruang tamu anda  ketika anda membutuhkan atau ingin  menciptakan tampilan seperti dinding, rak buku, pembatas dinding, atau bahkan satu dan tempat duduk dengan berbagai bentuk dan ukuran.
 Mattoni dapat digunakan sendiri atau  berbaris di kedua arah.Dapat  memutarkan setiap elemen putaran poros vertikal yang ditempatkan di  satu sudut  yang lain, dan dapat membuat suatu sudut yang diinginkan. Elemen dua-sisi dapat dimasukkan atau unit yang memungkinkan untuk mengubah rak dapat dimasukkan di antara sisinya.
  Kombinasi bahan, finishing dan warna tidak terbatas, benar-benar disesuaikan dalam bentuk dan finishing estetika, berkat proyek penelitian dan tes yang dilakukan oleh Arsitek Giorgio Caporaso tentang perakitan bahan yang berbeda dan luar biasa.Mattoni menawarkan berbagai banyak pilihan, ringan, sangat berguna dan murah.


  Setiap elemen didapat dari  kayu atau  karton, bahan daur ulang dan bahan biodegradable.
Elemen yang dipakai oleh Studio Caporaso untuk koleksi green design  dan eco design terbuat dari daur ulang kardus, 100% tahan lama dan dapat didaur ulang.

Mattoni disediakan dengan unit khusus yang memungkinkan seseorang untuk membuat sesuatu yang  “hijau”  di rumah sendiri. Sebuah cara baru dan dinamis untuk membawa sntuhan dari alam di antara rak-rak buku dan dinding layar.

Sumber :
http://www.caporasodesign.it/eng/Mattoni.html


Tuesday, 29 November 2016

Eco Design

Nama            : Dwi Ratna Mugia Amalia
NIM              : 1201164172
Kelas             : TI 40-10
Fakultas        : Rekayasa Industri
Mata Kuliah  : Ekologi Industri yang diampu oleh Bapak Abdul Malik Firdaus,S.Kel.,M.I.L


"Ecodesign adalah pendekatan desain produk suatu benda dengan memperhatikan dampak menyeluruh terhadap lingkungan selama daur hidup benda tersebut sehingga penggunaanya bisa berkelanjutan." -chadsquarepants.wordpress.com

                                1.   PENERAPAN ECO DESIGN  dalam PRODUK TOTE BAG

               Pada zaman sekarang,Tote Bag sudah tidak asing lagi didalam kehidupan sehari-hari.Tote Bag ini merupakan salah satu fashion item  yang berasal dari negara Amerika sejak tahun 1950an.Pada awalnya,Tote Bag ini digunakan hanya untuk membawa barang pribadi,namun seiring berjalannya waktu,Tote Bag ini juga dipakai untuk membawa barang belanjaan .

             Tote Bag ini biasanya berbahan dasar kain kanvas yang susah untuk di daur ulang dan kurang ramah lingkungan.Maka dari itu,penerapan Eco Design dapat diterapkan dalam hal ini.Dengan cara membuat Tote Bag dengan bahan dasar yang ramah lingkungan.Seperti dengan menggunakan serat pohon yang telah di olah atau juga dengan serat umbi seperti serat ubi dan limbah dari bungkus kopi atau detergent.Karena bahan ini mudah juga untuk didapatkan dari limbah yang tidak terpakai,juga ramah lingkungan,dapat di daur ulang.Dengan cara ini juga kita dapat mengurangi limbah plastik yang dihasilkan.

         Selain ramah lingkungan,Tote Bag ini juga mudah didapatkan dan harganya pun terjangkau.Karena terbuat dari bahan-bahan yang mudah untuk didapat.


    2.    TEMPAT MAKANAN dan MINUMAN yang RAMAH LINGKUNGAN dan DAPAT DITANAMI
     
          Tempat makan dan minum sudah tidak asing lagi didalam kehidupan sehari-hari baik didalam masyarakat Indonesia maupun Luar Negeri.Kegunaanya tidak lain adalah untuk membawa makanan atau minuman.Tempat makan dan minum ini juga memiliki berbagai jenis bahan pembuatnya.Namun kebanyakan tempat makan atau minuman ini tidak ramah lingkungan,seperti plastik,kaca,styrofoam dan kertas.

      Eco Design dalam hal ini sangat dibutuhkan guna mendukung lingkungan di sekitar kita menjadi ramah lingkungan.Yaitu dengan cara mendaur ulang botol plastik bekas dan menghancurkannya lalu dicetak kembali menjadi tempat makanan atau minuman atau kita juga bisa memakai kertas yang sudah tidak terpakai seperti potongan kertas karton dan kita juga bisa membuat dari limbah pabrik kertas lalu dicetak menjadi tempat makanan dan minuman yang ramah lingkungan dan dapat di daur ulang
      Kita juga bisa menanam tumbuhan di tempat makanan atau minuman dari kertas yang telah selesai dipakai.Dengan ini kita bisa menambah jumlah pohon yang ada di muka bumi dan membuat lingkungan disekitar kita menjadi ramah lingkungan.