Tuesday, 29 November 2016

Eco Design

Nama            : Dwi Ratna Mugia Amalia
NIM              : 1201164172
Kelas             : TI 40-10
Fakultas        : Rekayasa Industri
Mata Kuliah  : Ekologi Industri yang diampu oleh Bapak Abdul Malik Firdaus,S.Kel.,M.I.L


"Ecodesign adalah pendekatan desain produk suatu benda dengan memperhatikan dampak menyeluruh terhadap lingkungan selama daur hidup benda tersebut sehingga penggunaanya bisa berkelanjutan." -chadsquarepants.wordpress.com

                                1.   PENERAPAN ECO DESIGN  dalam PRODUK TOTE BAG

               Pada zaman sekarang,Tote Bag sudah tidak asing lagi didalam kehidupan sehari-hari.Tote Bag ini merupakan salah satu fashion item  yang berasal dari negara Amerika sejak tahun 1950an.Pada awalnya,Tote Bag ini digunakan hanya untuk membawa barang pribadi,namun seiring berjalannya waktu,Tote Bag ini juga dipakai untuk membawa barang belanjaan .

             Tote Bag ini biasanya berbahan dasar kain kanvas yang susah untuk di daur ulang dan kurang ramah lingkungan.Maka dari itu,penerapan Eco Design dapat diterapkan dalam hal ini.Dengan cara membuat Tote Bag dengan bahan dasar yang ramah lingkungan.Seperti dengan menggunakan serat pohon yang telah di olah atau juga dengan serat umbi seperti serat ubi dan limbah dari bungkus kopi atau detergent.Karena bahan ini mudah juga untuk didapatkan dari limbah yang tidak terpakai,juga ramah lingkungan,dapat di daur ulang.Dengan cara ini juga kita dapat mengurangi limbah plastik yang dihasilkan.

         Selain ramah lingkungan,Tote Bag ini juga mudah didapatkan dan harganya pun terjangkau.Karena terbuat dari bahan-bahan yang mudah untuk didapat.


    2.    TEMPAT MAKANAN dan MINUMAN yang RAMAH LINGKUNGAN dan DAPAT DITANAMI
     
          Tempat makan dan minum sudah tidak asing lagi didalam kehidupan sehari-hari baik didalam masyarakat Indonesia maupun Luar Negeri.Kegunaanya tidak lain adalah untuk membawa makanan atau minuman.Tempat makan dan minum ini juga memiliki berbagai jenis bahan pembuatnya.Namun kebanyakan tempat makan atau minuman ini tidak ramah lingkungan,seperti plastik,kaca,styrofoam dan kertas.

      Eco Design dalam hal ini sangat dibutuhkan guna mendukung lingkungan di sekitar kita menjadi ramah lingkungan.Yaitu dengan cara mendaur ulang botol plastik bekas dan menghancurkannya lalu dicetak kembali menjadi tempat makanan atau minuman atau kita juga bisa memakai kertas yang sudah tidak terpakai seperti potongan kertas karton dan kita juga bisa membuat dari limbah pabrik kertas lalu dicetak menjadi tempat makanan dan minuman yang ramah lingkungan dan dapat di daur ulang
      Kita juga bisa menanam tumbuhan di tempat makanan atau minuman dari kertas yang telah selesai dipakai.Dengan ini kita bisa menambah jumlah pohon yang ada di muka bumi dan membuat lingkungan disekitar kita menjadi ramah lingkungan.


26 comments:

  1. Maaf saudari Dwi, saya ingin bertanya.Apakah mendaur ulang botol plastik bekas dan menghancurkannya lalu dicetak kembali menjadi tempat makanan atau minuman itu tidak berbahaya? Karena setau saya jika botol plastik digunakan kembali untuk tempat minum atau makan akan berbahaya. Terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas pertanyaannya saudari Ghina.Tidak berbahaya,karena kita dapat memilih dan memilah terlebih dahulu botol mana yang akan di hancurkan lalu dicetak kembali. :)

      Delete
  2. Bagaimana cara menyadarkan banyak orang bahwa penggunaan totebag lebih ramah lingkungan dari pada penggunaan plastik? Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima Kasih atas pertanyaannya saudara Fadhil.Caranya adalah dengan mensosialisasikan bahwa plastik adalah barang yang tidak bisa di daur ulang,maka kita bisa beralih kepada tote bag yang ramah lingkungan ini.

      Delete
  3. Permisi mau tanya, apakah produk tempat makan ini tahan lama? Trims

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas pertanyaannya saudari Sophia.Bisa saja tahan lama.Tergantung dari bahan apa yang kita pilih :)

      Delete
  4. Maaf mau tanya untuk styrofoam banyak pedagang yang menggunakannya. Apakah ada solusi yang lain untuk para pedagang mengganti styrofoam tersebut. Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas pertanyaannya saudari Shafira.Tentu ada solusinya.Para pedagang dapat menggunakan wadah yang terbuat dari kertas yang telah di daur ulang.

      Delete
  5. apa cara anda supaya orang-orang memakai produk itu?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas pertanyaannya saudara Dimas.Kita bisa mensosialisasikan atau mengiklankannya kepada masyarakat atau melalui media sosial.

      Delete
  6. apakah ada bahan lain yang dapat digunakan untuk membuat tote bag ramah lingkungan selain serat umbi dan bungkus plastik?
    terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas pertanyaannya saudari Rizky Dinar.Ada,yaitu kita bisa menggunakan bahan dari benang yang terbuat dari serat pohon :)

      Delete
  7. Jika totebag tersebut tidak dapat digunakan selayaknya lagi, hal apa yang akan saudari lakukan supaya totebag tsb bisa di daur ulg kembali ? Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas pertanyaannya saudari Wina.Kita bisa menjadikannya sebagai kerajinan yang lain.Seperti membuat boneka dari kainnya.:)

      Delete
  8. apa keunggulan dari produk tersebut ???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas pertanyaannya saudari Hani.Keunggulan dari Tote Bag adalah ramah lingkungan dan dibuat dari serat pohon,serat umbi dan plastik bekas detergent atau kopi.Sedangkan untuk tempat makan dan minuman adalah bisa dijadikan untuk menanam.

      Delete
  9. seberapa lama produk tersebut dapat d gunakan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas pertanyaannya saudari Mae Saroh.Tergantung bagaimana cara pemakaian kita.Kalau kita orang yang apik,maka produk tersebut dapat bertahan lama.

      Delete
  10. saudari dwi, menurut anda, berapa lama tempat makan ini dapat terurai jika di tanam ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima Kasih atas pertnanyaannya saudara Revo.Kurang lebih 2-5 bulan.Lebih cepat dibandingkan plastik yaitu bisa mencapai 10-20 tahun.

      Delete
  11. Penjual gerobak di Indonesia kan masih banyak yang membungkus jualan makanannya dengan styrofoam dikarenakan harga jual styrofoam tersebut dibilang termasuk paling murah dan saudara dwi berpendapat lebih baik membungkus makanan dengan menggunakan kertas karton,tetapi kertas karton harga jualnya dianggap lumayan mahal bagi para penjual gerobak sehingga para penjual gerobak lebih memilih menjual makanannya dengan styrofoam.Apakah saudari Dwi mempunyai ide untuk membuat bungkusan makanan yang ramah lingkungan dan harga jualnya sama seperti harga jual styrofoam?kalau iya terbuat dari bahan apakah bungkusan makanan tersebut?Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima Kasih atas pertanyaannya saudari Firdah.Saya tidak menyebutkan wadah makanan dari kertas karton.Bahan yang bisa dipakai adalah kertas daur ulang :)

      Delete
  12. selamat pagi saudari dwi, apakah saat menghancurkan botol tidak menimbulkan suatu limbah? jika nemimbulkan bagaimana cara mengolahnya dan apa saja bentuk limbahnya. terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamat Pagi saudari Whendy.Ya,pasti ada.Bisa saja limbah gas,cair dan padat.

      Delete
  13. Kedua produk yang ditulis tidak sama sekali menggunakan prinsip ecodesign. Sampaikan ide produk yang lain. Terima kasih

    ReplyDelete
  14. Terima Kasih Bapak atas tinjauannya.

    ReplyDelete